Label:

Microsoft Ingin Pekerjakan  Bocah Yang Telah Membobol Server Game Call Of Duty


Microsoft Ingin Pekerjakan Bocah Yang Telah Membobol Server Game Call of Duty - Ada dua pilihan ketika sebuah perusahaan besar berurusan dengan hacker: menuntut atau merekrut. Tak seperti Sony, langkah berbeda dilakukan Microsoft kepada bocah berusia 14 tahun ini. Seperti apa ulahnya?

Bocah yang dikenal di dunia maya dengan nama samaran 'Jake' ini mulai naik daun ketika ia bisa membobol server game Call of Duty: Modern Warfare 2 dengan memasukan phising scam. Akibat ulahnya, Activision selaku pembuat game itu sempat kebakaran jenggot.

Penasaran dengan pelaku pembobolan tersebut, Microsoft pun segera mencari tahu. Ternyata sang pelaku adalah bocah berusia 14 tahun.


Seperti dikutip dari Hacker news report, Jumat (10/6/2011), Microsoft dilaporkan justru akan membantu Jake mengembangkan talentanya untuk tujuan positif. Hal ini pun sempat menuai kontroversi karena bagaimana mungkin Microsoft mempekerjakan anak di bawah umur.


Menangapi hal itu Managing Director Microsoft Irlandia, Paul Rellis membantahnya. Microsoft tak mungkin langsung mempekerjakan anak di bawah umur.

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan Ya Komentar Anda Untuk Blog Ini

Sabtu, 11 Februari 2012

Microsoft Ingin Pekerjakan  Bocah Yang Telah Membobol Server Game Call Of Duty


Microsoft Ingin Pekerjakan Bocah Yang Telah Membobol Server Game Call of Duty - Ada dua pilihan ketika sebuah perusahaan besar berurusan dengan hacker: menuntut atau merekrut. Tak seperti Sony, langkah berbeda dilakukan Microsoft kepada bocah berusia 14 tahun ini. Seperti apa ulahnya?

Bocah yang dikenal di dunia maya dengan nama samaran 'Jake' ini mulai naik daun ketika ia bisa membobol server game Call of Duty: Modern Warfare 2 dengan memasukan phising scam. Akibat ulahnya, Activision selaku pembuat game itu sempat kebakaran jenggot.

Penasaran dengan pelaku pembobolan tersebut, Microsoft pun segera mencari tahu. Ternyata sang pelaku adalah bocah berusia 14 tahun.


Seperti dikutip dari Hacker news report, Jumat (10/6/2011), Microsoft dilaporkan justru akan membantu Jake mengembangkan talentanya untuk tujuan positif. Hal ini pun sempat menuai kontroversi karena bagaimana mungkin Microsoft mempekerjakan anak di bawah umur.


Menangapi hal itu Managing Director Microsoft Irlandia, Paul Rellis membantahnya. Microsoft tak mungkin langsung mempekerjakan anak di bawah umur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan Ya Komentar Anda Untuk Blog Ini